Senin, 13 Juli 2015

Ingin masuk Jurusan Hubungan Internasional?

Kenapa pilih Jurusan Hubungan Internasional?

Topik - Topik yang dibahas di jurusan Hubungan Internasional




Hey Hi Hello guys and girls! Kali ini gue bakalan ngebahas jurusan gue di Universitas Katolik Parahyangan, loh? Kenapa nggak masuk UI aja? Kenapa UnPar? Itu karena gue nggak lolos SBMPTN dan SNMPTN, gue bakal ceritain ini nanti selanjutnya gue bakalan bahas beberapa hal yang perlu lo ketahui sebelum masuk di jurusan HI ini, gue harap tulisan ini membuka pemikiran lu tentang jurusan Hubungan Internasional sehingga nanti lu nggak menyesal terlanjur milih jurusan ini atau menyesal nggak masuk jurusan HI, oke...

Buku tebal, sejarah yang kadang membosankan akan jadi rutinitas anak HI



Jurusan Hubungan Internasional itu umumnya mempelajari interaksi antar aktor dalam Hubungan Internasional, aktor itu bisa berupa negara, Perusahaan Internasional, dan masyarakatnya juga, banyak orang yang beranggapan bahwa jurusan Hubungan Internasional itu mempelajari budaya bangsa lain, menurut gue itu lebih ke Antropologi ya, Jurusan Hubungan Internasional lebih menekankan ke hubungan Politik nya, jadi iya kita mempelajari budaya bangsa lain tetapi itu Cuma tambahan aja, selebihnya kamu akan menganalisis kejadian apa yang mempengaruhi pemerintahan dan ekonomi negara kita dan negara lain, buat kamu yang engak suka sejarah , bertahanlah di kelas Sejarah internasional, kita juga ngebahas sejarah yang panjang banget , tapi tenang biasanya itu cuma 2-3 sks aja kok , dan kalau kamu nggak suka sama yang namanya MATEMATIKA,  di jurusan Hubungan Internasional, matematika nggak hadir dengan rumus – rumus sin cos tan tetapi dalam bentuk statistika dan logika (silogisme, implikasi, pelajaran SMA).
Banyak orang yang nanya apakah di jurusan ini perlu bahasa Inggris yang hebat, menurut gue justru bahasa Inggris itu semua jurusan juga perlu, banget malah, karena Desember 2015 nanti akan ada yang namanya Masyarakat Ekonomi Asean, kondisinya adalah barang dan pekerja luar negeri bisa masuk dengan mudah di Indonesia, nah kalau kita mau maju harusnya kita yang mengirim barang dan tenaga kerja ke luar negeri, maka Bahasa Inggris sangat diperlukan, akan jauh lebih bagus kalau kita punya skill bahasa lain (apalagi buat yang mau kerja di PBB) seperti bahasa Arab, Prancis, Rusia, Mandarin dan Spanyol, nggak harus semuanya dikuasai juga , tetapi itu akan jadi nilai tambah buat kalian.

Gimana Setelah Lulus HI? Ada banyak kesempatan untuk sukses!






Nah kita sampai di bagian yang paling dicari orang : GIMANA SETELAH LULUS JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL?, tanpa bermaksud merendahkan jurusan gue sendiri, sebenarnya  jurusan ini harus gue akui bahwa kebanyakan justru nggak bekerja sesuai ilmu yang kita pelajari di Kuliah, tapi apa itu berarti sarjana HI rawan pengangguran? Wah enggak juga , kenapa? karena jurusan ini merupakan jurusan yang Passing Grade nya cukup tinggi, tahun 2015 aja di UI kamu harus memiliki nilai lebih dari 53% untuk masuk jurusan HI di UI, bahkan Universitas Diponegoro (UNDIP) mematok nilai 33% untuk masuk jurusan HI, pastinya kalau ngelamar kerja yang “untuk semua jurusan” ada sedikit nilai tambah buat kamu, tentunya dengan nilai yang bagus juga, kalau nilaimu jeblok ya sama aja nggak akan diterima! . Back to the top, lulusan HI harusnya (kalau sesuai ilmu) bekerja sebagai diplomat atau atase – atase (staff) di kementrian luar negeri , tapi kalau Cuma memandang kesini ya lahannya sempit, jarang ada lowongan yang membuka untuk lulusan HI ( walaupun ada, cari di google : “PT.Nakula lowongan kerja jurusan Hubungan Internasional 2015” ), diluar itu banyak anak HI yang kerja di perusahaan swasta, dari kerja di EF, buka usaha ekspor – impor (menguntungkan lhoo, di artikel lain bakalan gue bahas), dan ada juga yang jadi bank (ini yang paling sering ada) atau juga jadi dosen, intinya kalau pemikiran kita sempit ya kesempatan juga sempit, kalau kita mau buka wawasan banyak peluang dan jangan pilih – pilih kerja, kamu harus mau merangkak dari bawah sebelum jadi pimpinan perusahaan.


Universitas President (atas) dan Universitas Katolik Parahyangan (bawah) , tempat yang bagus untuk belajar HI



Universitas mana yang HI nya bagus? Menurut gue karena ini ilmu pemerintahan juga kamu wajib mencoba SBMPTN dan SNMPTN, intinya kamu harus coba masuk unversitas Negeri terutama UGM , UI, UNPAD, kenapa? karena biasanya universitas negeri punya ikatan alumni yang kuat, kalau CEO (pimpinan perusahaan) nya dari UI ya kroco – kroconya dia lebih mengutamakan anak UI juga , nah di KemenLu setahu gue lebih banyak lulusan UI, UGM, UNPAD, walaupun nggak menutup kemungkinan ada yang dari swasta atau universitas lain, tapi kalau masuk ke negeri sebisa mungkin ambil les di Ganesha Operation (GO) atau PRIMAGAMA, karena susah banget masuknya, kalau enggak diterima di negeri swasta yang terkenal bagus itu UNPAR (Universitas Parahyangan) di Bandung, President University (di Cikarang), kalau ada yang nanya tentang BINUS dan UPH gue belum bisa jawab karena masih  baru kita belum mendengar prestasi mereka , sekali lagi, mereka baru dibuka dan belum banyak ikut lomba bukan berarti mereka jelek, kita harus tunggu akreditasi dan berita prestasi HI UPH dan BINUS. Menurut gue UNPAR unggul dalam hal ilmu dan kualitas pengajar, tengok aja website resminya ( google : Dosen Hubungan Internasional UNPAR di FORLAP DIKTI) kebanyakan dari mereka udah S3 dan Ph.D, ada juga orang partai dan walapun kebanyakan dari UNPAR tetapi ada juga yag dari UI dan UGM, selain itu UNPAR juga pernah meraih gelar di  kompetisi HARVARD NATIONAL MODEL UNITED NATIONS tahun 2009, dan 2012. President University emang sih mahal , tetapi yang bikin gue salut adalah mereka punya INTERNSHIP and CAREER CENTER, lulusannya gampang cari kerja dan magang di President University itu beberapa bulan sehingga lulusannya sudah merasakan dunia kerja.


Oke  guys and girls peminat Hubungan Internasional ataupun Cuma mau baca – baca terima kasih udah mampir di blog gue dan cari passion kalian di kuliah, jangan Cuma mikirin kerjaan karena di masa ini gelar enggak menentukan pekerjaan, terima kasih banyak gue sampaikan ke Bung Huda Albana yang menulis artikel Pekerjaan Hubungan Internasional , dan blog - blog lain. GBu all.


Nb : saya mau berterima kasih khusus pada Bung Huda Albana karena postingannya      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar